Refleksi Spiritual dan Aksi Nyata Peduli Yatim Warnai Peringatan Isra’ Mi’raj Kabupaten Bandung
27 Januari 2026 |
Administrator
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyelenggarakan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah/2026 Masehi secara khidmat dan penuh makna. Acara yang bertempat di Masjid Agung Al-Fathu, Komplek Pemkab Bandung, pada Senin (26/1/2026) tersebut, dihadiri secara langsung oleh Bupati Bandung dan Wakil Bupati Bandung, menandakan perhatian serius pimpinan daerah terhadap penguatan nilai-nilai keagamaan.
Tampak hadir dalam barisan undangan, Camat Pacet, Asep Susanto, S.STP., M.M., yang turut hadir bersama seluruh rekan Camat se-Kabupaten Bandung, jajaran Forkopimda, pejabat eselon, serta tokoh agama dan masyarakat. Kehadiran mereka secara kompak memperlihatkan kesatuan langkah pemerintah dan masyarakat dalam merawat kehidupan beragama yang moderat dan penuh toleransi.
Tidak hanya berisi tausyiah dan doa, acara yang mengangkat semangat keteladanan Nabi Muhammad SAW ini juga dimaknai dengan aksi konkrit kepedulian sosial. Puncak dari rangkaian acara adalah pemberian santunan secara simbolis kepada puluhan anak yatim piatu dari berbagai penjuru Kabupaten Bandung. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa spirit Isra’ Mi’raj tidak hanya berhenti pada renungan spiritual, tetapi harus berbuah pada perbuatan mulia untuk meringankan beban sesama, khususnya generasi penerus yang membutuhkan perlindungan dan perhatian.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung menekankan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj hendaknya menjadi momentum untuk introspeksi diri, memperkuat ketakwaan, dan terutama meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sosial. “Iman yang kuat harus dibuktikan dengan amal shaleh yang nyata. Kepedulian kita kepada anak yatim adalah salah satu bentuknya,” ujarnya.
Acara yang diakhiri dengan doa bersama untuk kemajuan dan keberkahan Kabupaten Bandung ini berlangsung tertib dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Diharapkan, nilai-nilai kebaikan dan solidaritas yang digaungkan dapat terus mengalir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bandung.